25 Cara Menjaga Kelestarian Lingkungan yang Mudah Dilakukan
Seringkali kita merasa bahwa untuk menyelamatkan planet, kita harus melakukan aksi heroik seperti menghadang kapal pukat harimau atau menanam ribuan pohon sendirian. Padahal, kelestarian lingkungan justru lebih banyak ditentukan oleh akumulasi keputusan-keputusan kecil yang kita ambil setiap hari di rumah, di kantor, atau di perjalanan.
Perubahan besar tidak dimulai dari satu orang yang melakukan zero waste dengan sempurna, melainkan dari jutaan orang yang melakukannya meski belum sempurna. Melansir dari situs https://dlhngada.org/, berikut adalah 25 cara nyata dan mudah yang bisa Anda mulai hari ini juga:
Di Dalam Rumah: Efisiensi adalah Kunci
-
Cabut Colokan Listrik: Jangan biarkan pengisi daya ponsel tetap terpasang saat tidak digunakan. Arus listrik tetap mengalir (arus vampire) dan membuang energi sia-sia.
-
Gunakan Lampu LED: Lampu LED menggunakan energi jauh lebih sedikit dan bertahan lebih lama dibandingkan lampu pijar biasa.
-
Matikan Lampu Saat Keluar Ruangan: Kebiasaan sederhana ini jika dilakukan secara konsisten akan sangat menghemat tagihan listrik dan emisi karbon.
-
Hemat Air Saat Menyikat Gigi: Matikan keran saat Anda menyikat gigi. Anda bisa menghemat hingga 6 liter air per menit.
-
Perbaiki Keran Bocor: Tetesan air yang terlihat sepele bisa membuang ratusan liter air dalam sebulan.
-
Gunakan Air Bekas Cucian Beras: Alih-alih dibuang ke selokan, gunakan air bekas cucian beras atau sayur untuk menyiram tanaman. Nutrisinya bagus untuk tanah.
-
Cuci Baju dengan Kapasitas Penuh: Tunggu hingga tumpukan baju cukup banyak sebelum menyalakan mesin cuci untuk menghemat air dan listrik.
Mengelola Sampah: Melampaui Kata “Daur Ulang”
-
Bawa Tas Belanja Sendiri: Simpan tas lipat di dalam tas atau kendaraan Anda agar selalu siap saat harus mampir ke supermarket.
-
Katakan Tidak pada Sedotan Plastik: Gunakan sedotan stainless steel, bambu, atau langsung minum dari gelas.
-
Gunakan Botol Minum (Tumblr): Berhenti membeli air minum kemasan plastik sekali pakai. Selain lebih hemat, ini adalah kontribusi besar bagi lautan.
-
Bawa Kotak Makan Sendiri: Saat membeli makanan take-away, minta penjual menggunakan wadah Anda sendiri untuk mengurangi penggunaan styrofoam atau plastik.
-
Pilah Sampah dari Sumbernya: Pisahkan sampah organik (sisa makanan) dan anorganik (plastik, kertas, logam). Ini memudahkan proses daur ulang di tingkat lanjut.
-
Mulai Membuat Kompos: Ubah sampah dapur menjadi pupuk organik untuk tanaman Anda. Ini mengurangi beban TPA dan emisi gas metana.
-
Hindari Penggunaan Tisu Berlebihan: Gunakan sapu tangan atau kain lap yang bisa dicuci ulang.
Gaya Hidup dan Konsumsi Bijak
-
Kurangi Konsumsi Daging Sapi: Industri peternakan adalah salah satu penyumbang emisi gas rumah kaca terbesar. Mencoba “Senin Tanpa Daging” adalah awal yang hebat.
-
Beli Produk Lokal: Mendukung petani lokal berarti mengurangi jejak karbon transportasi makanan Anda.
-
Hapus Email yang Tidak Perlu: Menyimpan ribuan email sampah di cloud membutuhkan energi server yang besar. Bersihkan kotak masuk Anda secara berkala.
-
Pilih Produk Tanpa Kemasan Berlebih: Hindari produk yang dibungkus plastik berlapis-lapis.
-
Donasikan Barang Bekas: Daripada dibuang, berikan pakaian atau barang layak pakai kepada yang membutuhkan untuk memperpanjang usia pakai barang tersebut.
-
Gunakan Transportasi Umum atau Bersepeda: Jika jaraknya dekat, berjalan kaki atau bersepeda jauh lebih sehat bagi Anda dan bumi.
-
Tanam Tanaman di Rumah: Meski hanya di pot kecil di balkon, tanaman membantu menyaring udara dan mendinginkan suhu sekitar.
Advokasi dan Kesadaran Sosial
-
Gunakan E-Statement: Beralihlah ke tagihan digital (email) untuk mengurangi penggunaan kertas perbankan atau utilitas.
-
Gunakan Sabun dan Pembersih Ramah Lingkungan: Bahan kimia keras dari deterjen konvensional dapat mencemari ekosistem air bawah tanah.
-
Edukasi Orang Sekitar: Bagikan tips lingkungan ini kepada keluarga atau teman melalui media sosial dengan cara yang positif dan tidak menggurui.
-
Dukung Bisnis Berkelanjutan: Pilihlah untuk berbelanja di tempat yang memiliki visi lingkungan yang jelas.
Penutup: Konsistensi adalah Kekuatan
Menjaga kelestarian lingkungan bukan tentang menjadi sempurna dalam semalam. Ini tentang menjadi sadar akan setiap jejak yang kita tinggalkan. Dengan melakukan 25 hal di atas, Anda bukan hanya sekadar “bertahan hidup”, tapi sedang aktif menciptakan ruang hidup yang lebih baik bagi diri sendiri dan masa depan.
Alam tidak butuh janji manis, ia butuh aksi nyata—sekecil apa pun itu. Mari kita mulai dengan satu langkah hari ini. Langkah mana yang akan Anda pilih lebih dulu?
