Bikin Geleng-geleng, Mobil Terbang Sudah Dipesan Ratusan Orang Tertentu, Kapan Dijual Massal?
INDEKSMEDIA.ID — Electric flying car atau mobil terbang bertenaga listrik telah disetujui untuk uji coba di udara dan di jalan raya.
Ditargetkan harga mobil terbang ini nantinya mencapai US$300.000, setara dengan Rp4,5 miliar.
Alef Aeronautica, perusahaan yang telah mendapat sertifikat dari FAA atau Lembaga Administrasi Penerbangan untuk uji coba mobil terbang tersebut.
Startup asal negeri Paman Sam itu didukung oleh perusahaan milik Elon Musk, Spacex.
Dilansir dari Insider, Jim Dukhovny selaku CEO Alef Aeronautica, membeberkan izin uji coba tersebut akan membawa teknologi transportasi masa depan makin dekat dengan masyarakat.
“Hal ini memungkinkan kami lebih dekat dalam menghadirkan perjalanan ramah lingkungan, juga lebih cepat bagi masyarakat, menghemat waktu individu dan perusahaan tiap minggunya,” ujar Dukhovny, Selasa (4/7).
“Ini merupakan satu langkah kecil untuk pesawat, satu langkah besar untuk mobil,” tambahnya.
Dukhovny pun menyatakan izin yang diberikan FAA masih terbatas sekaitan kemampuan mobil terbang yang belum pernah ada.
Karena itulah, sertifikasi uji coba tersebut sekarang ini hanya dapat dilakukan pada wilayah tertentu.
Dirinya menegaskan, mobil terbang listrik pertama ini bisa digunakan di jalan raya, dan juga lepas landas di udara.
Menurutnya, mobil tersebut dirancang sesuai dengan infrastruktur perkotaan.
“Bisa lepas landas secara vertikal juga horizontal. Dapat juga mengangkut sampai dua orang,” beber Dukhovny.
“Kendaraan ini juga diharapkan mempunyai jarak tempuh 200 mil, dan jarak terbang 110 mil,” sambungnya.
Tidak hanya itu, Dukhovny mengatakan hingga saat ini ada sekitar 440 orang yang telah memberi uang muka atau deposit untuk mobil tersebut.
Bahkan pembeli dalam membayar deposit sebesar $150 atau setara dengan Rp2.254.000 hanya untuk bergabung dalam antrian.
Bagi mereka yang hendak memperoleh akses prioritas saat mobil itu sudah siap dipasarkan, bisa membayar senilai $1.500, setara dengan Rp22.560.000.
Dukhovny memberi target bahwa mobil terbang tersebut sudah bisa dibeli secara massal dimulai pada 2025 mendatang. (*)

