https://www.zeverix.com/

INDEKS MEDIA

Berita Hari Ini Di Indonesia & Internasional

Ditemukan Korban dan Serpihan Pesawat ATR di Maros, Evakuasi Hadapi Medan Ekstrem

Jibril Daulay Jibril Daulay
Tim SAR menemukan puing pesawat ATR di kawasan Gunung Bulusaraung, Pangkep

MAKASSAR, INDEKSMEDIA.ID — Operasi pencarian dan pertolongan kecelakaan pesawat ATR 42-500 di Sulawesi Selatan terus menunjukkan perkembangan. Hingga Minggu (18/1/2026), tim Search and Rescue (SAR) gabungan menemukan satu korban serta serpihan pesawat di wilayah pegunungan karst Kabupaten Maros.

Kepala Kantor SAR Kelas A Makassar, Muhammad Arif Anwar, mengatakan operasi berlangsung dalam kondisi medan ekstrem yang diperberat cuaca hujan lebat dan kabut tebal. Jarak pandang di lokasi pencarian dilaporkan hanya sekitar lima meter.

“Sejak pagi, tim menghadapi hujan lebat dan kabut tebal dengan jarak pandang sangat terbatas. Kondisi ini berdampak pada pergerakan tim di lapangan,” ujar Arif.

Ia menegaskan faktor keselamatan personel menjadi pertimbangan utama dalam setiap keputusan operasi. Salah satu rencana penurunan vertikal bahkan sempat dibatalkan demi menjaga keselamatan tim.

Dalam pelaksanaan di lapangan, Search and Rescue Unit (SRU) bergerak sesuai pembagian sektor. SRU 1 melakukan penurunan ke arah barat menggunakan tali, sementara SRU 3 tetap berada di puncak dan sebagian personel bergerak menyeberang ke titik dua. Adapun SRU 4 tidak menemukan akses aman dan diarahkan kembali ke posko.

Tim logistik juga dikerahkan ke puncak untuk mendukung keberlanjutan operasi. Peralatan dan logistik disesuaikan dengan kebutuhan lapangan.

Tim di puncak kemudian melaporkan penemuan satu korban. Proses evakuasi dilakukan melalui jalur pendakian dengan teknik khusus.

“Pada pukul 14.20 Wita ditemukan satu korban laki-laki di jurang sekitar 200 meter. Korban berada di koordinat 04°54’44” LS, 119°44’48” BT, di dekat serpihan pesawat, dan saat ini sedang berlangsung proses evakuasi,” kata Arif.

Ia memastikan operasi SAR akan terus dilanjutkan secara profesional dan terukur dengan keselamatan seluruh personel sebagai prioritas utama.

Operasi SAR melibatkan unsur gabungan lintas instansi dan seluruh kegiatan berada di bawah koordinasi Basarnas melalui Kantor SAR Kelas A Makassar.

Pangdam XIV/Hasanuddin Bangun Nawoko menyebut evakuasi korban menghadapi tantangan berat karena posisi korban berada di tebing dengan kemiringan hampir 90 derajat.

“Satu korban telah berhasil ditemukan di lokasi yang sangat sulit dijangkau. Tim melakukan evakuasi menggunakan teknik rappelling dari atas tebing,” ujarnya.

Proses evakuasi dilakukan oleh tim Vertical Rescue Basarnas dengan menerapkan teknik khusus guna menjamin keselamatan personel maupun korban.

Setelah berhasil dievakuasi dari titik temuan, korban direncanakan diturunkan melalui jalur darat menuju Posko Tompobulu, Kecamatan Balocci, Kabupaten Pangkep. Jalur tersebut dipilih sebagai akses terdekat menuju ambulans dan tim medis.

Korban selanjutnya akan dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk proses identifikasi awal.

Maaf Untuk Copy Berita Silahkan Hubungi Redaksi Kami!