https://www.zeverix.com/

INDEKS MEDIA

Berita Hari Ini Di Indonesia & Internasional

IRT di Kebumen Gantung Diri Bersama Balitanya, Diduga Depresi Ditinggal Menikah Suami

Jibril Daulay Jibril Daulay
Ilustrasi

KEBUMEN, INDEKSMEDIA.ID — Seorang ibu rumah tangga berinisial AA (44) di Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, mengakhiri hidup dengan cara gantung diri bersama anak kandungnya ATW (5). Peristiwa tragis ini diduga kuat dipicu depresi akibat tekanan ekonomi serta ditinggal suami yang menikah lagi.

Peristiwa tersebut terjadi di Desa Banyumudal, Kecamatan Buayan, pada Selasa, 6 Januari 2026, sekitar pukul 22.00 WIB. Korban dan anaknya ditemukan meninggal dunia dalam kondisi tergantung di dalam rumah.

Kasus ini terungkap setelah anak pertama korban yang berusia delapan tahun berlari keluar rumah dan meminta pertolongan warga sekitar. Anak tersebut menjadi saksi kunci sekaligus pelapor kejadian.

Kapolsek Buayan Iptu Walali Saebani menjelaskan, berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan pemeriksaan medis, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

“Hasil olah TKP dan visum yang dilaksanakan oleh tim Inafis Polres Kebumen serta dokter dari RSUD Kebumen cenderung mengarah pada faktor ekonomi, kemungkinan karena korban ditinggal suaminya,” ujar Iptu Walali Saebani, Sabtu, 10 Januari 2026.

Menurut keterangan polisi dan warga sekitar, AA tidak menerima nafkah dari suaminya selama kurang lebih dua tahun terakhir. Suami korban diketahui bekerja di luar kota dan tidak pernah pulang dalam kurun waktu tersebut. Informasi yang beredar menyebutkan suami korban telah menikah lagi.

Fakta lain yang memperlihatkan kondisi kejiwaan korban adalah upaya mengajak anak pertamanya untuk ikut mengakhiri hidup. Namun, anak tersebut menolak dan berhasil menyelamatkan diri.

“Anak yang selamat ini sempat diajak juga oleh ibunya untuk ikut mengakhiri hidup, namun si anak menolak,” jelas Kapolsek.

Di lokasi kejadian, polisi menemukan tambang plastik berwarna biru lain yang diduga telah disiapkan untuk anak pertama tersebut.

Pihak keluarga mengaku tidak mengetahui secara pasti persoalan yang dihadapi korban. AA dikenal sebagai sosok pendiam dan tertutup, serta jarang menceritakan masalah pribadi kepada orang lain.

Saat ini, anak yang selamat diasuh oleh keluarga bibinya. Ia juga mendapat pendampingan psikososial dari Dinas Sosial Kabupaten Kebumen guna memulihkan trauma berat akibat peristiwa tersebut.

Maaf Untuk Copy Berita Silahkan Hubungi Redaksi Kami!