Rakernas I ORADO, Siapkan Domino Jadi Olahraga Prestasi Nasional
JAKARTA – Federasi Olahraga Domino Nasional (ORADO) menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I sebagai forum nasional perdana sejak organisasi ini resmi berdiri. Rakernas bertema “Konsolidasi dan Penguatan Fondasi Organisasi ORADO sebagai Federasi Olahraga Domino yang Profesional dan Berprestasi” tersebut berlangsung di Hotel Mulia, Jakarta, 7–8 Januari 2026, untuk masa bakti 2025–2029.
Kegiatan ini dihadiri unsur Pengurus Besar ORADO, para ketua pengurus provinsi, serta perwakilan pengurus cabang dari seluruh Indonesia. Kehadiran dan dukungan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), serta Komite Olimpiade Indonesia (KOI) turut memperkuat posisi ORADO dalam sistem keolahragaan nasional.
Ketua Umum Pengurus Besar ORADO, Yooky Tjahrial, menegaskan Rakernas I menjadi momentum konsolidasi nasional untuk menyatukan visi, misi, dan arah kebijakan organisasi dari pusat hingga daerah.
“Melalui Rakernas ini, ORADO menetapkan kebijakan strategis dan program kerja sebagai pijakan menuju federasi olahraga domino yang profesional dan berorientasi pada prestasi,” ujarnya.
Rakernas I ORADO menegaskan peran kelembagaan ORADO dalam mengembangkan, membina, dan mengelola olahraga domino secara terstruktur, profesional, dan berkelanjutan. Selama ini dikenal sebagai olahraga rakyat dengan basis komunitas yang kuat, domino dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi olahraga prestasi, baik di tingkat nasional maupun internasional.
Forum Rakernas mengusung semangat penataan tata kelola organisasi, penguatan sistem pembinaan, serta pembentukan ekosistem kompetisi yang terstandar. Sejumlah agenda strategis dibahas, mulai dari penetapan arah kebijakan ORADO 2025–2029, penyusunan program kerja Pengurus Besar, penyeragaman sistem pembinaan atlet dan standar teknis olahraga domino, hingga penguatan legitimasi ORADO dalam sistem olahraga nasional.
Ketua Panitia Pengarah Rakernas I ORADO, Saifudin Hisbullah, menyampaikan bahwa Rakernas ini dirancang sebagai fondasi jangka panjang organisasi.
“Keputusan-keputusan yang dihasilkan diharapkan mampu memperkuat tata kelola organisasi, sistem pembinaan atlet, serta mempercepat langkah ORADO menuju pengakuan dan peran di tingkat regional maupun internasional,” katanya.
Dalam Rakernas tersebut, ORADO juga menegaskan visi organisasi untuk menjadi federasi olahraga domino yang profesional, berprestasi, dan berdaya saing nasional serta internasional. Visi itu dijabarkan ke dalam empat pilar strategis, yakni konsolidasi dan tata kelola organisasi, pembinaan prestasi dan kompetisi nasional, pengembangan sumber daya manusia dan standar teknis olahraga, serta penguatan legitimasi, sinergi strategis, dan diplomasi olahraga.
ORADO memandang domino tidak semata sebagai olahraga kompetitif, tetapi juga sebagai sarana pengembangan logika, karakter, dan kecerdasan bangsa, sejalan dengan semangat “ORADO Mengasah Logika, Mencerdaskan Indonesia”.
Melalui Rakernas I ini, ORADO optimistis dapat membangun sistem olahraga domino nasional yang terencana, terukur, dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat kontribusi domino dalam ekosistem olahraga nasional Indonesia. (*)

