Ribuan Warga Antar Pembalap Awhin Sanjaya ke Peristirahatan Terakhir di Masamba
PALOPO, INDEKMEDIA.ID — Suasana duka menyelimuti kedatangan jenazah pembalap nasional Awhin Sanjaya di rumah duka, Desa Balebo, Kecamatan Masamba, Kabupaten Luwu Utara (Lutra). Tangis keluarga dan kerabat pecah saat peti jenazah berwarna putih berisi jasad putra kebanggaan Luwu Raya itu tiba, Selasa (16/12/2025) sekitar pukul 01.00 WITA.
Dua adik almarhum, Awadh dan Afhil, tampak histeris hingga roboh ketika peti jenazah dibawa masuk ke dalam rumah. Ibu almarhum, Wiwin Kamaruddin, yang mengenakan kerudung berwarna perak, terus menangis sambil bersandar dan memeluk peti jenazah putranya.
Sementara itu, ayah almarhum, Amris, terlihat mengenakan kemeja putih dan songkok hitam, merangkul istrinya sambil menahan tangis. Anggota keluarga lainnya silih berganti memeluk peti jenazah, disertai isak haru para pelayat yang memadati rumah duka.
Sebelumnya, jenazah Awhin Sanjaya diterbangkan dari Jambi menuju Kota Makassar, kemudian dilanjutkan perjalanan darat menuju Masamba, kampung halaman almarhum. Ambulans yang membawa jenazah mendapat perhatian luas masyarakat sepanjang perjalanan, mulai dari Kota Palopo hingga Masamba.
Para pecinta otomotif tampak berkerumun di sejumlah titik perbatasan kota untuk menunggu dan mengiringi kedatangan jenazah. Bahkan, di sepanjang jalur Palopo–Masamba, sejumlah warga terlihat ikut mengawal ambulans sebagai bentuk penghormatan terakhir.
Sebelum tiba di rumah orang tua almarhum di Masamba, jenazah sempat disemayamkan di rumah istrinya di Jalan Cakalang Baru, Kelurahan Ponjalae, Kecamatan Wara Timur, Kota Palopo, pada Senin (15/12/2025) sekitar pukul 23.00 WITA. Di lokasi tersebut, jenazah almarhum disalatkan sebelum diberangkatkan kembali ke Masamba.
Pada pagi harinya, ribuan warga sudah memadati rumah orang tua almarhum, karangan bunga ungkapan belasungkawa juga berjejeran di sekitar rumah. Sekitar pukul 10.00 WITA, almarhum dibawa ke peristirahatan terakhir, diiringi lautan manusia yang memadati area pemakaman umum Desa Kamiri, Masamba.
“Selama hidup di Masamba, baru kali ini saya melihat warga sebanyak ini mengantar seseorang ke pemakaman. Beliau memang orang baik,” ujar Afrijal, sahabat almarhum.
Kronologi Kecelakaan Fatal
Seperti diketahui, Awhin Sanjaya, pembalap asal Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan, meninggal dunia usai mengalami kecelakaan fatal saat mengikuti Grand Final Sumatera Cup Prix (SCP) 2025 di Sirkuit Zabak National Sirkuit, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Jambi, Minggu (14/12/2025).
Berdasarkan buletin kronologi resmi panitia pelaksana, kecelakaan terjadi pada Race 21, kelas SCP 3 (Bebek 4T 150 cc Tune Up Open) Race ke-2, sekitar pukul 17.00 WIB. Insiden berlangsung di lap ke-4 dari total 15 lap, tepatnya di lintasan antara Pos 7 menuju Pos 8, dengan kondisi cuaca cerah dan jarak antar pembalap yang sangat rapat.
Dalam keterangannya, panitia menjelaskan bahwa Awhin berada tepat di belakang pembalap lain dengan jarak yang sangat dekat, sehingga ruang reaksi menjadi terbatas dan tabrakan tidak dapat dihindari.
“Kejadian bermula saat saudara Awhin Sanjaya menabrak ban belakang pembalap yang berada di depannya akibat jarak yang sangat rapat antar pembalap,” tulis panitia dalam buletin yang diterima Senin (15/12/2025).
Benturan tersebut membuat Awhin terjatuh di lintasan dan memicu kecelakaan beruntun karena sejumlah pembalap di belakangnya tidak sempat menghindar. Petugas lintasan segera mengibarkan bendera kuning, sebelum akhirnya pimpinan perlombaan mengibarkan bendera merah untuk menghentikan balapan.
Korban kemudian dievakuasi dan dilarikan ke RSUD Nurdin Hamzah. Meski mendapat penanganan medis maksimal, Awhin Sanjaya dinyatakan meninggal dunia pada pukul 18.14 WIB.
