INDEKS MEDIA

Berita Hari Ini Di Indonesia & Internasional

Palopo-Lutim Masuk Zona Merah Netralitas ASN

Anggota Bawaslu Sulsel, Kordiv Pencegahan dan Parmas, Saiful Jihad saat memberikan pidato di acara launching Indeks Kerawanan Pemilu beberapa waktu lalu.

INDEKSMEDIA.ID – Dua daerah di Luwu Raya masuk dalam zona merah netralitas ASN pada Pemilu 2024 mendatang. Dua daerah itu adalah Kota Palopo dan Kabupaten Luwu Timur.

Hal itu diungkapkan Anggota Bawaslu Sulsel, Kordiv Pencegahan dan Parmas, Saiful Jihad saat launching Indeks Kerawanan Pemilu beberapa waktu lalu.

Tak hanya Palopo dan Lutim dua daerah lain yang dianggap rawan pelanggaran netralitas ASN ialah Kabupaten Bulukumba dan Kota Pare-pare.

Melihat hal ini, Bawaslu Sulsel melakukan beragam cara untuk mengantisipasi pelanggaran terhadap netralitas ASN itu.

“Ini saja ketika beberapa waktu lalu Palopo sudah ada pelanggaran ASN-nya di Enrekang, ada camat yang mengkampanyekan istrinya,” kata Saiful Jihad saat dihubungi beberapa waktu lalu.

Menurutnya, ruang tersebut yang harus diantisipasi sehingga tidak ingin mengatakan bahwa hanya beberapa Kabupaten/Kota saja yang berzona merah.

“Karena semua memiliki potensi yang sama besarnya. Karena ketika pejabat masih berpikir bahwa dengan memihak satu calon atau incumbent bahwa mereka bisa mempertahankan jabatannya atau mendapat jabatan baru,” jelasnya.

Saiful menjelaskan, sistem pemerintahan di Indonesia menganut merit sistem saat ini. “Bagaimana sistem merit ini bahwa pejabat diangkat berdasarkan profesionalitasnya, kemampuannya, bukan karena dukungan kontestan politik,”jelasnya.

Kondisi seperti ini, lanjut Saiful, harus segera diperbaiki dan ditegakkan ketika pemilu sudah tinggal beberapa bulan lagi. “Kita berharap ke depan, ini yang harus ditegakkan bahwa merit sistem ini bukan sekedar nama atau slogan,” tuturnya.

Hal inilah yang sudah digagas oleh Bawaslu Sulsel dan Bawaslu RI sehingga merit sistem bisa diperbaiki. “Tapi inikan bukan ranah Bawaslu, tapi kami mencoba membangun komunikasi sehingga ini bisa diperbaiki,” jelasnya. (*)