Upacara HUT TNI ke-78 di Kodim 0909 Kutim, Ini Pesan Panglima TNI

INDEKSMEDIA.ID – Bupati Kutai Timur (Kutim), Ardiansyah menghadiri upacara HUT TNI ke-78 di Makodim 0909 Kutim, Kamis (5/10/2023). Selain Kodim Pangkalan Laut (Lanal) Sangatta juga ikut dalam upacara itu.

Komandan Lanal (Danlanal) Sangatta Letkol Laut P Shodikin, M.Tr.Opsla menjadi inspektur upacara yang dimulai pukul 08:00 WITA dengan suasana pagi yang begitu cerah.

Peringatan HUT TNI ke-78 tahun, juga dihadiri Wakil Bupati Kutim Kasmidi Bulang, Ketua DPRD Kutim Joni, Dandim 0909/KTM Letkol Inf Adi Swastika, Kapolres Kutim AKBP Ronni Bonic, Kepala Kejari Kutim Romlan Robin dan stakeholder serta tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Danlanal Sangatta Letkol Laut P Shodikin membacakan amanat Panglima TNI Laksamana Yudo Margono yang menyampaikan bahwa TNI telah hadir dan menjalankan amanah sebagai garda terdepan sekaligus benteng terakhir Negara Kesatuan Republik Indonesia selama 78 tahun.

“Berbagai ancaman, gangguan, hambatan, dan tantangan terhadap kedaulatan negara, keutuhan wilayah, dan keselamatan segenap bangsa dan tumpah darah telah berhasil diatasi dengan baik,” papar Letkol Laut P Shodikin.

Shodikin juga mengungkapkan bahwa berdasarkan hasil survei dari berbagai lembaga survei di tanah air, TNI telah mendapat tingkat kepercayaan masyarakat yang tinggi baik di dalam maupun di luar negeri.

“Untuk itu saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh prajurit TNI atas dedikasi, loyalitas dan profesionalisme yang telah ditunjukkan selama ini. Terlepas dari kepercayaan masyarakat dan prestasi yang telah kita raih, TNI tidak boleh terlena karena beragam tantangan yang sedang dan akan kita hadapi tidaklah ringan,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Shodikin menjelaskan setelah pandemi covid-19 mereda, dunia saat ini sedang berusaha memulihkan diri dari krisis pangan, krisis energi dan krisis finansial. Situasi geopolitik dan ekonomi juga dipenuhi dengan ketidakpastian akibat konflik dan krisis di berbagai belahan dunia serta dilingkup nasional, beragam potensi ancaman juga semakin kompleks.

“Untuk itu, momentum ulang tahun ke-78 TNI, harus kita jadikan sebagai bahan introspeksi untuk berbenah demi mewujudkan TNI yang profesional, modern, dan tangguh,” pungkasnya. (*)