Ice Cold: Murder, Coffee and Jessica Wongso, Film Dokumenter Kopi Sianida yang Terpopuler di Netflix

INDEKSMEDIA.ID – Publik kembali digemparkan dengan kemunculan film dokumenter berjudul Ice Cold: Murder, Coffee and Jessica Wongso.

Bukannya menjawab rasa penasaran masyarakat atas kejanggalan kasus pembunuhan yang kontroversial ini, munculnya film Ice Cold justru menghadirkan babak baru dalam kasus pembunuhan Mirna.

Bekerja sama dengan Beach House Pictures, Netflix merilis film dokumenter berjudul Ice Cold: Murder, Coffee and Jessica Wongso, pada 28 September lalu.

Film yang mengangkat kasus pembunuhan yang terjadi di Indonesia tahun 2016 silam itu, menjadi film terpopuler ketujuh Netflix di dunia selama periode 25 September-1 Oktober 2023.

Berdasarkan data Netflix, pada hari keempat penayangannya, film tersebut telah ditonton selama 3 juta jam.

Film yang disutradarai Rob Sixsmith ini berupaya menjawab sejumlah pertanyaan yang belum terjawab terkait persidangan Jessica Wongso.

Bukannya menjawab rasa penasaran masyarakat atas kejanggalan kasus pembunuhan yang kontroversial ini, munculnya film Ice Cold justru menghadirkan babak baru dalam kasus pembunuhan Mirna.

Sejumlah penonton, setelah menyaksikan film tersebut, mulai menaruh rasa curiga dan ragu bahwa Jessica adalah pelakunya.

Bahkan, beberapa di antaranya mendukung Jessica dan berpikir ada orang lain di balik kasus pembunuhan ini.

Selain itu, Otto Hasibuan, pengacara Jessica, juga mengungkap akan mengajukan peninjauan kembali (PK) ke Mahkamah Agung (MA) karena terdapat novum atau bukti baru.

Sebagai informasi, pada 6 Januari 2016, Wayan Mirna Salihin atau Mirna dinyatakan tewas setelah menyeruput kopi vietnam di kafe Olivier, Jakarta.

Setelah diselidiki, ditemukan racun sianida dalam perut Mirna. Dari kematian Mirna tersebut, awalnya Jessica Kumala Wongso atau Jessica, sahabat Mirna, berstatus sebagai saksi.

Namun, setelah dilakukan ekspos dan gelar perkara oleh polisi, status Jessica berubah menjadi tersangka.

Atas kasus tersebut, Pengadilan Negeri Jakarta Pusat kemudian memutuskan untuk menjatuhi hukuman penjara selama 20 tahun kepada Jessica.

Pada prosesnya, penyelesaian kasus pembunuhan Mirna di meja hijau begitu rumit hingga memakan waktu lebih dari setengah tahun.

Peliknya penyelesaian kasus pembunuhan itu kemudian dirangkum dalam film Ice Cold dengan durasi 1 jam 26 menit.

Film ini dikemas dan diringkas sedemikian rupa dengan menampilkan berbagai footage agar masyarakat dapat menyaksikan proses penyelesaian kasus pembunuhan Jessica-Mirna yang begitu rumit.

Film dokumenter ini memuat hasil rekaman CCTV pada saat kejadian, pemberitaan terkait kematian Mirna dan persidangan Jessica, serta tayangan hasil wawancara dengan pihak-pihak terkait. (ainun)