INDEKS MEDIA

Berita Hari Ini Di Indonesia & Internasional

Sambut Nataru dan Pemilu 2024, Asrul Sani Ingatkan Pentingnya Sinergitas

PJ Walikota Palopo Asrul Sani saat Rakor bersama forkopimda. (Dok: Istimewa)

PALOPO, INDEKSMEDIA.ID – Penjabat Wali Kota Palopo Asrul Sani mengingatkan pentingnya sinergitas dalam rangka menghadapi Nataru dan Pemilu 2024.

Hal itu dilakukan saat memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Palopo dalam rangka menghadapi Natal dan Tahun Baru serta Pemilu Serentak 2024.

Menurutnya dengan adanya sinergitas, masyarakat bisa melakukan ibadah dengan nyaman dan melaksanakan pemilu dengan damai dan aman.

Dia juga mengingatkan jika kemungkinan- kemungkinan terjadinya gangguan Kamtibmas harus deteksi secara dini.

“Terlebih kita Palopo menjadi tujuan orang dari daerah luar merayakan tahun baru dan perayaan Nataru berdekatan dengan pelaksanaan pemilu yang saat ini memasuki tahapan,” katanya, Kamis, 21 Desember 2023.

Sementara terkait ketersediaan dan harga bahan pokok, pihaknya telah meminta dinas terkait agar melaksanakan pasar murah di setiap kecamatan.

“Sebagai salah satu upaya menekan harga bahan pokok. Tapi kita Bukan hanya menekan harga tapi juga harus kita pastikan ketersediaan, stok bahan pokok itu ada,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota Palopo, Firmanza DP mengatakan pertemuan itu membahas 2 agenda yakni kesiapan menghadapi Natal dan tahun Baru 2024 serta antisipasi pelaksanaan pemilu 2024 yang saat ini tengah memasuki tahapan.

“Pertemuan itu bertujuan untuk memastikan pelaksanaan perayaan Natal dan Tahun Baru serta pelaksanaan Pemilu di Kota Palopo bisa berlangsung secara damai, aman sehingga kegiatan dan aktivitas masyarakat tidak terganggu”, ungkapnya.

“Juga memastikan bagaimana bahan pokok itu tersedia selama Nataru dan ketersediaan BBM, sampai antisipasi dan penanganan bencana”, sambungnya.

Dia juga mengatakan bahwa Pemilu di Kota Palopo diharapkan berjalan dalam keadaan aman dan damai.

“Dari koordinasi kita dengan Kesbangpol Provinsi dan Bawaslu, khusus untuk keamanan, kita di kota palopo tidak berada pada zona merah, namun demikian kita harus tetap waspada. Hal ini tidak boleh membuat kita lengah, namun harus tetap waspada”, ujarnya.

Firmanza menambahkan, yang menjadi persoalan di kota Palopo adalah netralitas ASN dimana untuk netralitas ini kita masuk di zona merah.

“Terakait netralitas ini, kita sudah sosialisasikan kepada seluruh ASN, kita sudah ‘surati’, sudah diberikan himbauan dan edaran untuk netral, begitupun di setiap kesempatan, selalu disampikan untuk senantiasa bersikap netral”, jelasnya (*)