https://www.zeverix.com/

INDEKS MEDIA

Berita Hari Ini Di Indonesia & Internasional

AceKid Kenalkan Susu Segar dengan Sumber Susu yang Dapat Ditelusuri

INDEKSMEDIA.ID, JAKARTAAceKid memperkenalkan pendekatan susu pertumbuhan anak berbasis susu segar dengan sumber bahan baku yang dapat ditelusuri. Melalui kampanye edukasi, produsen mengajak orang tua tidak hanya melihat klaim di bagian depan kemasan, tetapi juga membaca komposisi utama produk.

AceKid merupakan hasil kolaborasi FEIHE International dan MAKUKU Indonesia. Untuk kebutuhan anak usia 1 sampai 3 tahun, produknya tersedia dalam AceKid Activegro Stage 3 dengan dua kategori, yakni AceKid Care dan AceKid Plus.

Produk tersebut menggunakan natural whole milk (susu segar) sebagai bahan utama dan diklaim sebagai susu pertumbuhan pertama di Indonesia terbuat dari susu segar.

Sumber susu dapat ditelusuri

Bahan baku AceKid berasal dari kawasan sekitar 47 derajat lintang utara yang disebut golden milk source. Wilayah tersebut memiliki tanah Chernozem, sumber air alami, serta lahan yang mendukung pertumbuhan tanaman pakan sapi perah.

Perusahaan menerapkan pendekatan natural and fresh dari peternakan hingga tahapan produksi. Melalui konsep traceable milk source, informasi asal bahan baku susunya dapat ditelusuri.

Ketertelusuran pangan sendiri merupakan praktik yang telah memiliki acuan internasional. Standar ISO 22005 memuat prinsip dan persyaratan dasar untuk merancang serta menerapkan sistem ketertelusuran pada rantai pangan.

Sistem tersebut membantu produsen melacak aliran bahan, mendokumentasikan setiap tahap, dan mengidentifikasi sumber masalah apabila ditemukan ketidaksesuaian. Ketertelusuran juga dapat mendukung penarikan produk secara lebih terarah bila diperlukan.

Meski demikian, sumber yang dapat ditelusuri bukan penilaian atas kandungan nutrisi. Informasi itu berfungsi memberi kejelasan mengenai asal bahan, bukan menjamin bahwa produk pasti sesuai bagi setiap anak.

Proses one-step fresh

Susu segar yang digunakan AceKid diproses melalui sistem one-step fresh. Pada rangkaian terintegrasi ini, susu segar diolah langsung menjadi produk bubuk dalam waktu sekitar dua jam.

Pendekatan tersebut berbeda dari alur yang menggunakan komponen susu berbentuk bubuk sebagai bahan awal, kemudian dilarutkan kembali sebelum dikeringkan menjadi produk akhir.

Guru Besar Ilmu Kesehatan Anak Universitas Indonesia sekaligus Konsultan Tumbuh Kembang Pediatri Sosial FKUI-RSCM, Prof. DR. dr. Rini Sekartini, Sp.A(K), mengatakan proses pengolahan menjadi salah satu aspek yang perlu dipahami orang tua.

“Dengan proses pengolahan yang lebih ringkas, kualitas nutrisi alami susu diharapkan tetap terjaga karena tidak mengalami paparan panas tinggi secara berulang,” ujar Prof. Rini.

Kata “diharapkan” dalam pernyataan tersebut penting. Proses yang lebih ringkas bukan satu-satunya penentu mutu karena pengendalian suhu, kebersihan fasilitas, pengujian bahan, formulasi, pengemasan, dan penyimpanan turut berpengaruh.

Formulasi tanpa bahan tertentu

Dari sisi komposisi, AceKid diposisikan sebagai susu tanpa maltodekstrin dan susu tanpa perisa sintetik. Produk ini juga tidak menggunakan tambahan sukrosa maupun sirup jagung.

AceKid Care Stage 3 dilengkapi 14 vitamin, 10 mineral, GOS, DHA, AA, dan kolin. Sementara itu, AceKid Plus Stage 3 mengandung nukleotida, OPN, HMO alami dari susu, GOS, alfa laktalbumin, protein terhidrolisis, DHA, dan AA.

Produk tersebut juga menerapkan teknologi flash dissolution untuk membantu bubuk lebih cepat dan mudah larut dalam air tanpa meninggalkan gumpalan. Teknologi ini berkaitan dengan kelarutan dan pengalaman penyajian.

Maltodekstrin sendiri merupakan karbohidrat hasil pemecahan pati. Keberadaannya tidak otomatis membuat sebuah produk berbahaya, sedangkan keterangan tanpa maltodekstrin juga tidak menjadikan produk otomatis sebagai susu cocok bagi semua anak.

Begitu pula dengan istilah penyerapan lebih baik dan pencernaan nyaman. Keduanya tidak dapat dimaknai sebagai hasil pasti karena respons anak dipengaruhi usia, pola makan, alergi, kondisi pencernaan, serta ketepatan penyajian.

Dorongan cek komposisi

AceKid mengangkat kampanye edukasi agar orang tua membiasakan Cek Komposisi sebelum memilih produk. Bahan yang tercantum pada urutan awal daftar komposisi umumnya digunakan dalam jumlah lebih besar.

Prof. Rini menilai kebiasaan tersebut penting agar orang tua memperoleh gambaran produk secara lebih utuh.

“Klaim dan kandungan tambahan yang ditampilkan pada kemasan sering kali hanya menggambarkan sebagian kecil dari keseluruhan produk. Karena itu, orang tua sebaiknya tidak hanya berfokus pada informasi yang ada di bagian depan kemasan, tetapi juga membaca dengan cermat dan memahami komposisi utama produk tersebut,” kata Prof. Rini.

Hasil FGD AceKid terhadap 1.300 ibu menunjukkan 87 persen responden menganggap sumber susu penting. Namun, Informasi Nilai Gizi masih menjadi indikator pembelian utama bagi 56 persen responden, sedangkan komposisi diperiksa oleh 33 persen dan rekomendasi dokter oleh 11 persen.

Riset internal yang sama mencatat 56 persen responden pernah mengalami masalah ketika mencoba susu formula. Masalah pencernaan seperti sembelit atau mencret menjadi alasan pergantian produk terbanyak dengan 34 persen, disusul rekomendasi dokter atau teman 22 persen dan alergi 11 persen.

Ketersediaan dan catatan penting

AceKid telah dipasarkan melalui kanal resmi di Shopee, Tokopedia, dan TikTok Shop. Produk tersebut juga tersedia di sejumlah jaringan toko offline di Pulau Jawa, Bali, dan Medan.

Sebelum membeli, orang tua tetap perlu memeriksa tahap usia, komposisi lengkap, Informasi Nilai Gizi, informasi alergen, nomor izin edar BPOM, status halal, tanggal kedaluwarsa, serta aturan penyajian pada kemasan.

Susu pertumbuhan untuk anak usia 1 sampai 3 tahun berfungsi sebagai pelengkap makanan beragam, bukan pengganti makanan utama. Jika anak memiliki alergi, intoleransi, gangguan pencernaan berulang, atau pertumbuhan yang tidak sesuai kurva, orang tua sebaiknya berkonsultasi dengan dokter spesialis anak sebelum memilih maupun mengganti produk.

Maaf Untuk Copy Berita Silahkan Hubungi Redaksi Kami!