Kemenag Luwu Timur Tampil Solid dalam Deville MTQ XXXIV Sulsel, Kontingen Lutim Jadi Sorotan
MAROS, INDEKSMEDIA.ID – Keluarga besar Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Luwu Timur turut ambil bagian dalam barisan deville kontingen Luwu Timur pada pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXIV tingkat Provinsi Sulawesi Selatan.
Pembukaan yang dipusatkan di Lapangan Pallantikang, Kabupaten Maros, Ahad (12/04/2026) malam, menjadi momentum kebersamaan antara jajaran Kemenag dan Pemerintah Kabupaten Luwu Timur dalam mendukung syiar Al-Qur’an.
Kontingen Luwu Timur mencuri perhatian pada parade deville setelah tampil dengan jumlah personel terbanyak, mencapai lebih dari 500 orang. Barisan tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, bersama jajaran pejabat daerah dan tokoh masyarakat.
Keterlibatan aktif unsur Kemenag Luwu Timur menjadi bagian penting dalam semaraknya barisan “Bumi Batara Guru” tahun ini. Selain melakukan pendampingan teknis terhadap peserta, jajaran pejabat dan staf Kemenag juga turut berjalan bersama Sekretaris Daerah, para camat, dan kepala desa, menunjukkan sinergi lintas instansi.
Sebanyak 55 peserta kafilah Luwu Timur turut ambil bagian dalam ajang tersebut. Mereka merupakan peserta terbaik yang telah menjalani pembinaan intensif bersama para pendamping dan official Kemenag Luwu Timur, dan akan bertanding di seluruh cabang lomba pada MTQ XXXIV Sulsel.
Antusiasme kontingen Luwu Timur juga mendapat perhatian dari Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman. MTQ tahun ini mengusung tema “Al-Qur’an Berdampak Menuju Umat Masa Depan” sebagai upaya memperkuat literasi Al-Qur’an di tengah masyarakat.
Pembukaan MTQ turut dimeriahkan dengan penampilan seni kolosal dan penyanyi religi Haddad Alwi. Sementara itu, fokus Kemenag Luwu Timur kini tertuju pada pendampingan para peserta agar mampu tampil maksimal.
MTQ XXXIV tingkat Provinsi Sulawesi Selatan dijadwalkan berlangsung hingga 18 April 2026. Kemenag Luwu Timur berharap seluruh kafilah mampu menorehkan prestasi dan membawa nama daerah di tingkat provinsi.
